Selasa, 17 Maret 2015

Sejarah Sate Padang Asli Minangkabau

Sate Padang (Foto:id.wikipedia.org)
Salam Indonesia!
Seperti biasanya nih,artikel Aku Cinta Indonesia akan memberikan hal-hal yang 100% memang berhubungan Negeri kita tercinta ini.
Kali ini kita akan membahas makanan khas lho.Eitts...,bukan rendang,nasi goreng,bakso,atau yang lainnnya,tapi Sate Padang ya...!
Sejarah membuktikan kalau Sate Padang bermula dari Pariaman, sebuah kota di pesisir Sumatera. Kedatangan para saudagar Islam dari Gujarat bukan hanya membuat kota ini berkembang pesat, tapi juga membuka jalur bagi perkembangan agama Islam di kota-kota pesisir Sumatera lain.
Santernya berita dan kuatnya rasa ingin tahu membuat banyak penganut Islam mengaji ke Pariaman, termasuk Ibrahim Musa Parabek dari desa Parabek, Nagari Banuhampu. Desa yang kini termasuk dalam kota kecamatan Padang Luar ini hanya berjarak beberapa kilometer dari Bukittinggi.
Syech Ibrahim Musa Parabek ini kelak dikenal sebagai pendiri Madrasah Sumatera Tawalib, sebuah sekolah mengaji yang maju. Lulusan sekolah ini diantaranya adalah ulama Buya HAMKA dan negarawan Adam Malik. Kebiasaan pergi mengaji ke tempat yang jauh seperti yang dilakukan Syech Ibrahim Musa Parabek ini sebenarnya adalah tradisi lama.
Dalam tradisi setengah hijrah ini (karena lamanya waktu belajar mengaji), ikut terbawa pula budaya kuliner dari tempat asal. Konon kala itu sate Padang sudah ada di Padang Panjang, dibuat dari daging kerbau yang direbus terlebih dahulu dengan rempah-rempah.
Sate ini ikut hijrah ke Pariaman, terbawa oleh pemuda-pemuda Padang Panjang yang belajar mengaji di sana. Sesuai dengan karakteristik pesisir Pariaman, sate dari Padang Panjang ini lalu mendapat sentuhan lebih banyak cabai yang dileburkan dalam bumbunya. Jadilah kuah sate gagrak Pariaman yang kental merah, gagah berani menantang kekuatan lidah untuk menahan sengatan pedas nan gurih.
Nah sekian dulu ya pembahasan sejarah tentang Sate Padangnya.Sampai jumpa lagi...

Terima kasih kepada artikel yang membantu tulisan ini:
https://alexsetia.wordpress.com/2011/03/04/investigasi-sate-padang-mengenang-tulisan-uda-barens-hidayat/

(PEMBERITAHUAN:KHUSUS UNTUK SABTU,LAMAN HILL PRATAMA TIDAK MENGELUARKAN ARTIKEL BERHUBUNG HARI RAYA NYEPI YANG JATUH PADA TANGGAL 21 MARET 2015.UNTUK ITU,LAMAN INI AKAN MENGELUARKAN ARTIKEL TAMBAHAN KHUSUS DI HARI RABU DAN KAMIS,TANGGAL 18 DAN 19 MARET 2015.ATAS PERHATIANNYA ADMIN MENGUCAPKAN TERIMA KASIH.PENULIS,HILL PRATAMA.) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar