Minggu, 22 Februari 2015

Kain Endek Khas Bali



Kain Endek Bali (Sumber Gambar: Nimadesriandani.wordprees.com)




Hai hai hai,semuanya...!!!
Kali ini aku akan memberikan artikel baru,yaitu Aku Cinta Indonesia.Artikel ini akan membahas semua hal yang ada di negeri kita tercinta ini!

Nah,langsung saja kita ke pembahasannya ya,yaitu mengenai kain endek khas dari Bali:
Kain endek merupakan kain ikat tradisional Bali. Pewarnaan motif dalam kain endek dilakukan secara manual. Pertama, kain diikat dan dicelupkan ke pewarna yang diinginkan. Kemudian, kain yang telah dicelup tersebut dijemur tanpa membuka ikatannya. Setelah dijemur, ikatan kain dilepas dan motif dibentuk pada kain tersebut. Segitu aja? Eits, tunggu dulu! Kain yang diikat dan telah dibentuk motifnya tesebut dicelupkan lagi ke pewarna yang lain, dan dijemur kembali. Proses ini terus berlanjut sampai didapat warna dan motif yang diinginkan. Kebayang kan, Guys? Ini berarti butuh kesabaran ekstra untuk membuat kain endek. Oleh sebab itu juga, kain endek memiliki motif yang indah dan tidak pasaran.

Pada zaman dahulu, motif pada kain endek tidak sembarangan dibuat lho! Motif endek memperlihatkan status sosial pemakainya. Contohnya, motif Parang Parang Rusak hanya boleh digunakan oleh raja dan keturunannya. Namun, seiring dengan perkembangan waktu, pemerintah Bali justru mencanangkan penggunaan kain endek. Oleh karena itu, penggunaan kain endek dapat dengan mudah ditemukan di Bali. Ga cuma itu, kain endek juga sudah dikolaborasikan penggunaannya pada barang-barang seperti tas dan dompet. Jadi, lebih bervariatif kan?

So, Guys, pasti langsung pada kepengen kan pakai kain endek? Buat yang suka jalan-jalan ke Bali bisa banget langsung cari dan beli kain endek di daerah Gianyar, Karangasem, dan Klungkung. Terus pakai deh supaya kita sebagai generasi muda juga turut melestarikan budaya bangsa!

Sumber:damniloveindonesia.com




Tidak ada komentar:

Posting Komentar